Tauhid Rububiyah
maksudnya Keyakinan hamba bahwa Allah adalah
satu-satunya Tuhan yang menciptakan seluruh ciptaan ini dengan
sendiri, dan pengakuan bahwa Allah lah satu-satunya zat yang
mengatur semua ciptaan ini, Yang memiliki alam semesta, Yang
menghidupkan seluruh kehidupan dan Yang mematikan seluruh
kematian.
Termasuk dalam Tauhid Rububiyah adalah iman serta Qadha’
dan Qadarnya. Maka Tauhid Rububiyah merupakan landasan awal dari
Tauhid-tauhid yang lain.
Tauhid Uluhiyah
Adalah pengakuan dan keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya zat
yang berhak disembah. Pengakuan tersebut selanjutnya direalisasikan
dalam bentuk penyembahan, ibadah dan pengharapan dari setiap
doa-doanya. Sebagian ulamak mendefinisikan Tauhid Uluhiyah
sebagai puncak rasa cinta dan ketaatan kepada Allah. Dengan
Tauhid Uluhiyah ini seorang hamba layak disebut muslim, karena
telah melaksanakan perintah-perintah agama, iaitu ibadah. Maka
boleh dikatakan bahwa bentuk lahir dari Tauhid Uluhiyah adalah
menjalankan rukun-rukun Islam. Seorang hamba mampu mencapai Tauhid Rububiyah,
namun belum mencapai Tauhid Uluhiyah,
seperti seseorang yang telah mempercayai kewujudan Allah namun
belum mahu menegakkan rukun-rukun Islam.
Tauhid Asma’ Sifat.
Ianya kepercayaan bahwa Allah mempunyai nama dan sifat yang sempurna,
dengan mengakui dan mempercayai nama-nama dan sifat-sifat Allah
yang tercantum dalam kitab suci Al-Quran dan yang diceritakan
oleh Nabinya Muhammad s.a.w. Tauhid Asma’ Sifat lebih merupakan
persepsi hamba terhadap Tuhannya dengan pengakuan bahwa Tuhannya
adalah yang Maha Sempurna. Iman kepada Asma’ul Husna adalah
termasuk dalam Tauhid ini.